hai world..
hari ini mantan ku nikah. aku yang entah diundang atau ga, dengan pede nya datang dan langsung ke pelaminan. dia keliatan kaget tapi senang karena ternyata aku bisa datang buat kasih dia support dan doa..
aku senang liat dia bahagia. walau jujur aku sakit karena dari detik ini aku udah ga bisa tarik dia kembali ke aku. aku yang dengan senyum palsu di wajahku dan suara serak memberi selamat. aku yang dengan nafas tercekat dan beban di dada datang lalu mengucapkan doa. aku yang dengan mata perih dan wajah kaku menahan air mata menyalami mereka..
aku ingat saat-saat kami bersama. matanya yang berbinar dan suaranya yang berat, lalu cerita-ceritanya yang menggebu. dia selalu punya mimpi untuk dibagi. bahkan dia paksa aku buat ikut bermimpi. menyenangkan!
lalu dia minta aku untuk berpikir tentang masa depan. pernikahan. topik itu yang dia bahas. aku belum siap, kataku saat itu. lalu dia bertanya alasan ku. entah, jawab ku. dia bilang ini sudah terlalu lama. dia sudah cukup matang untuk membina keluarga. aku yang tak bisa berkomitmen, akhirnya menganggap semua ini angin lalu. dan suatu saat dia bilang dia ga bisa lagi menggapai ku, dan dia melepas ku. aku diam. rasanya waktu seperti berhenti. dan dia lalu pergi..
dan datanglah kabar itu..
disinilah aku sekarang, mengadu pada mu.
world, aku sangat berharap kejadian ini tak terulang lagi. sudah. cukup.
dia, masa lalu ku, yang tak bisa lagi ku ubah. sudah terbang jauh meninggalkanku. masa depan ku kini, tak ada lagi namanya terukir disana. ini menjadi pelajaran yang berat buatku. aku tak bisa terus membuat seseorang menunggu. aku harus belajar ikhlas dan jujur pada diriku sendiri.
buat dia masa lalu ku, selamat menempuh hidup baru, semoga Allah selalu menuntun kalian membina keluarga sakinah, mawaddah, warrahmah..
buat kamu yang tadi terus mendampingi ku, aku minta maaf karena terlalu egois hingga tak bisa menutupi perasaan ku pada dia.. aku ga tau kenapa, tapi perasaan yang tadinya sudah ku buang jauh-jauh, tiba-tiba menyesaki ku. padahal aku tau perasaan mu.. maaf.. aku janji, aku ga kan membuat kamu terlalu lama menunggu. tapi beri aku waktu buat berlaku adil pada mu..
maaf maaf maaf maaf maaf maaf maaf maaf maaf maaf maaf